Posted by: wijooyoo | October 21, 2008

Hukuman Mati

Salah satu metode hukuman mati adalah gantung

Setiap tanggal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Anti Hukuman Mati Sedunia. Berbagai alasan dikeluarkan untuk menentang hukuman mati. Alasan utamanya adalah melanggar hak hidup dan tidak memberi kesempatan bagi sang terpidana untuk memperbaiki diri.

Mereka mungkin akan bersuara lain bila berada pada pihak yang dirugikan oleh terpidana. Jamak terdengar pihak keluarga seorang korban pembunuhan dengan keras menuntut pelaku dihukum mati. Orang-orang yang menderita secara langsung atau tidak dengan narkoba, menuntut pengedar narkoba dihukum mati. Tak sedikit pula yang menuntut para koruptor dihukum mati. Dan juga soal hukuman mati kepada para ‘teroris’. Lalu, kenapa pihak-pihak yang kontra hukuman mati tidak berkata apa-apa terhadap mereka? Menjelaskan pada pihak korban agar mereka menarik permintaan mereka agar sang pelaku dihukum mati. IMO, kalau mereka melakukan hal tersebut, maka pamor mereka akan hancur :p.

Layak atau tidaknya hukuman mati seharusnya ditilik dari kejahatan yang dilakukan. Ambil contoh ekstrim: Seseorang yang melakukan atau memerintahkan pembantaian, apa pantas untuk diberi hak hidup? Lalu kemudian ia dapat hidup, dibiayai oleh negara bahkan mungkin mendapatkan ‘fasilitas’ tambahan entah dari mana, karena ia cukup mendapat hukuman penjara. Padahal di lain pihak, sebenarnya dengan manajemen yang baik, orang-orang yang dihukum penjara (termasuk penjara seumur hidup pun) masih bisa dikaryakan bukan hanya menghabiskan uang negara. Sebagai contoh, membuat kerajinan tangan, mengerjakan proyek pembukaan lahan (tentu dengan pengamanan tambahan), atau hal-hal lain yang mungkin secara logika dikerjakan oleh seorang narapidana.

Efek yang diharapkan dari hukuman mati bukankah tidak sekedar untuk ‘membayar’ kejahatannya saja, melainkan juga untuk memberikan semacam peringatan agar orang lain tidak melakukan kejahatan yang sama?

Kalau dilihat di Indonesia, sudah puluhan orang dieksekusi mati mengikuti sistem KUHP peninggalan kolonial Belanda. Bahkan selama Orde Baru korban yang dieksekusi sebagian besar merupakan narapidana politik.

Walaupun amandemen kedua konstitusi UUD ‘45, pasal 28 ayat 1, menyebutkan: “Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi di depan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun”, tapi peraturan perundang-undangan dibawahnya tetap mencantumkan ancaman hukuman mati.

Kelompok pendukung hukuman mati beranggapan bahwa bukan hanya pembunuh saja yang punya hak untuk hidup dan tidak disiksa. Masyarakat luas juga punya hak untuk hidup dan tidak disiksa. Untuk menjaga hak hidup masyarakat, maka pelanggaran terhadap hak tersebut patut dihukum mati.

Hingga 2006 tercatat ada 11 peraturan perundang-undangan yang masih memiliki ancaman hukuman mati, seperti: KUHP, UU Narkotika, UU Anti Korupsi, UU Anti terorisme, dan UU Pengadilan HAM. Daftar ini bisa bertambah panjang dengan adanya RUU Intelijen dan RUU Rahasia Negara.

Merujuk kepada data yang tertulis di Wikipedia, ada 68 negara yang masih menerapkan praktek hukuman mati, termasuk Indonesia, dan lebih dari setengah negara-negara di dunia telah menghapuskan praktek hukuman mati. Ada 88 negara yang telah menghapuskan hukuman mati untuk seluruh kategori kejahatan, 11 negara menghapuskan hukuman mati untuk kategori kejahatan pidana biasa, 30 negara negara malakukan moratorium (de facto tidak menerapkan) hukuman mati, dan total 129 negara yang melakukan abolisi (penghapusan) terhadap hukuman mati.

Hukuman mati di China dengan cara tembak

Memang, praktek hukuman mati di juga kerap dianggap bersifat bias, terutama bias kelas dan bias ras. Di AS, sekitar 80% terpidana mati adalah orang non kulit putih dan berasal dari kelas bawah. Sementara di berbagai negara banyak terpidana mati yang merupakan warga negara asing tetapi tidak diberikan penerjemah selama proses persidangan.

Kembali ke Indonesia, sampai saat ini teknik hukuman mati yang berlaku adalah ditembak mati. Seorang terhukum akan dihadapkan kepada regu tembak 8-10 orang dengan senjata dan peluru tajam. Namun apabila sampai waktu tertentu terpidana, tidak meninggal maka sang komandan akan mengambil pistol dan menembak kepala terpidana dari jarak dekat. Kalau kita hitung, masih ada jeda antara terpidana ditembak dan meninggal, tentu saja hal ini akan sangat menyakitkan bagi terpidana…tapi mau apa lagi, sampai sekarang belum ada amandemen tentang tata cara hukuman mati.

Cara yang lain yang sepertinya paling nyaman adalah suntik mati. Metode suntik mati terdiri dari 3 tahap suntikan. Suntikan pertama adalah untuk membius, menghilangkan kesadaran. Suntikan ini mirip dengan pembiusan biasa, hanya saja dosisnya jauh lebih tinggi, 8 sampai 20 kali lipat dosis bius biasa. Tahapan pertama ini merupakan tahapan paling penting mengingat jika gagal, maka suntikan tahap kedua dan ketiga tidak lagi terasa nyaman, tapi justru sangat menyakitkan. Suntikan selanjutnya diberikan dalam kondisi terhukum sudah pingsan total. Suntikan ini ditujukan untuk melemaskan otot. Begitu obat ini disuntikkan, otot akan tidak berfungsi sama sekali. Adapun suntikan terakhir ditujukan untuk menghentikan fungsi jantung. Jika proses ini berjalan lancar, maka terpidana tidak akan merasa sakit sama sekali.

Gambaran singkat hukuman mati dengan cara suntik

Kita tidak perlu berbicara tentang ada agama yang mendukung keberadaan hukuman mati dengan yang tidak, tentu saja itu akan menjadi debat kusir yang berkepanjangan. Namun jelas, di hukum keenam di dalam Alkitab tertulis, “Jangan Membunuh”, yang juga dapat diartikan bahwa kita pun tidak boleh membunuh sesama kita.

Memang membingungkan kalau berbicara tentang hukuman mati, ada banyak pro dan kontra. Tidak cukup hanya melihat dari sisi hukum, agama, sosial & kebudayaan yang berlaku, inferensi negara asing, tapi masih banyak hal lain yang tetap harus dipertimbangkan. Yang jelas, saya lebih setuju dengan kalimat, “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”. Saat ini kita hidup di NKRI yang memiliki hukum. Hukum di Indonesia memang tidak sempurna, ya karena yang membuat juga masih manusia, namun hukum membuat banyak hal lebih teratur. Apakah seseorang layak dihukum mati atau tidak, marilah kita serahkan kepada mekanisme hukum yang berlaku di Indonesia.

Satu hal lagi. Jika saya ditanya, “Apakah hukuman mati perlu diterapkan di Indonesia?”, saya akan jawab, “Tidak Perlu” dan saya tidak akan memberi alasan tambahan.

Posted by: wijooyoo | October 20, 2008

Gombal

1. Kamu tahu ga apa yang lagi aku lakukan sekarang

memikirkan kamu

2. Tiap malam aku pasti jalan-jalan, ya sekitar jam 9. Kamu tahu ga dimana?

di dalam hatimu

3. Tahu ga kenapa aku suka kamu?

karena itu kamu

4. Aduh tadi pagi mataku sakit banget

kata dokternya, dimataku ada kamu

5. Kamu pasti sedih kalau umurmu bertambah dan jadi kelihatan tua

tapi semakin lama aku perhatikan kamu, kamu tambah menarik

6. Jika ada 100 orang yang sayang sama kamu di dunia ini

pasti aku ada di antara mereka

jika ada 10 orang yang sayang sama kamu di dunia ini

aku pasti masih ada diantara salah satunya

jika sudah tidak ada yang sayang sama kamu di dunia ini

berarti aku telah tiada karena tidak bisa memilikimu

7. Aku tahu waktu kamu lahir dulu pasti hujan deras banget

langit menangis karena satu-satunya bidadari langit turun ke bumi

8. Aku habis beli HP baru lagi

hapeku rusak setelah menerima sms dari kamu yang beri tahu kamu lagi jalan dengan cowo lain

9. Tahu ga benda apa yang paling mahal & berharga di dunia ini buat aku?

cintamu

10. Dari dulu aku ga percaya sama yang namanya love at the first sight

sampai aku melihat kamu

11. Kalau bisa, pelangi bakal aku turunin terus kutuliskan nama kamu disitu

biar semua orang mahluk tahu bahwa hidup menjadi jadi berwarna karena kamu

12. Mungkin kamu bukan apa-apa bagi dunia ini

tapi untukku, kamu adalah dunia

13. Kamu tahu ga kenapa gula itu rasanya manis

gara-gara kamu sering main ke kebun tebu

14. Hatiku tanpa hatimu seperti puisi tak bersyair
cintaku tanpa cintamu seperti tinta tak berpena
walaupun dirimu bukan untuk diriku
hatiku hanyalah untukmu

Posted by: wijooyoo | October 19, 2008

Belajar Bisnis

Satu kalimat yang saya pegang teguh, “Untuk menjadi orang kaya, seseorang harus bisa berbisnis” itulah sebabnya saya menolak untuk kuliah di STAN ketika lulus sekolah dulu. Tidak berarti orang-orang lulusan STAN ataupun yang bekerja menjadi pegawai negeri di Departemen Keuangan tidak mungkin menjadi kaya.

Bisnis itu membutuhkan ketekunan, pengalaman, teman, waktu, modal…bahkan “memerlukan” resiko. Kalau seseorang bisa profesional, seharusnya tidak mengenal siapa teman atau siapa lawan. Selagi bisa memberikan profit, kita adalah teman…namun hal ini hanya bisa terjadi apabila sudah memiliki faktor-faktor fundamental yang kuat.

Bisnis itu bukan dari apa yang di’bisnis’kan, tetapi seberapa profesional pebisnis tersebut mengelolanya. Bayangkan, paman dari seorang temanku berbisnis ‘BABI’. Bekerja cuma sehari dalam seminggu, tidak turun secara langsung ke lapangan, tidak selalu mencium betapa bau seekor babi…namun minimal 12 juta per bulan bisa masuk ke dalam kantong. Ini bisnis halal lho…(walaupun bagi sebagian golongan, materi bisnisnya adalah haram)

Lalu bayangkan lagi bisnis club malam, prostitusi, penjualan organ tubuh, spa plus pijat dan yang lain-lain. Bisnis-bisnis tersebut memang butuh modal besar, tapi lihat peluang profitnya…jauh lebih besar. Saya memang tidak menganjurkan siapa pun mengambil bisnis di atas, saya cuma membandingkannya.

Kira-kira nanti setelah lulus kuliah aku membuat bisnis apa yah? Yang pernah kepikiran sih: game center, outsource human resource,  one-stop amusement park, studio musik & film, konsultan IT, SPBU, dan termasuk diskotik….hahaha, khayalan tingkat tinggi

Tapi walaupun nanti aku sudah punya bisnis, aku tetap harus punya waktu untuk dinikmati bersama orang-orang terdekatku…kita lihat saja nanti yah…

Kamu pun bisa menjadi bagian kesuksesanku di masa mendatang

Posted by: wijooyoo | October 17, 2008

Berteman dengan wanita…

berteman itu memang menyenangkan, mengetahui jalan pikiran orang dan keinginannya salah satu hadiah dari pertemanan

Secara psikologis, umumnya seorang anak laki-laki akan lebih senang berteman dengan anak laki-laki juga. Disamping mungkin karena sesama laki-laki menyukai hal-hal yang hampir sama; main bola, berantem, nge-band, main PS/video game, judi kecil-kecilan, ngomongin cewe sampai hal-hal yang sudah masuk ke dalam daftar merah; minum minuman keras, ‘ngobat’, nonton bokep, merokok….STOP, walaupun aku anak laki-laki (kayaknya lebih cocok disebut pemuda), banyak hal di atas yang bukan hobiku.

Semasa kecil sampai remaja, banyak hal yang gemar kulakukan…hmm, kalau kunilai secara subjektif, kebanyakan hal-hal yang kulakukan itu bersifat positif. Dan memang, -kembali ke topik- kebanyakan kulakukan bersama teman-temanku yang laki-laki. Kayaknya lebih seru ajah…lebih tahan (ga kenal capek maksudnya)…lebih gokil (ga kenal malu)…dan lebih hidup, di mana aku bisa lebih ekspresif…Ga mungkin dong, kalau aku ngajak cewek untuk naik sepeda keliling bandung (kira-kira 30km), atau berbuat hal-hal gokil bersama-sama dengan teman cewe…so pasti mereka akan langsung menolak dan ngecap aku EDAN dan OBSESIF.

Kalau kupikir-pikir lagi, memang tidak semua wanita seperti itu. Ada juga yang senang berpetualang, melakukan hal-hal yang sedikit ‘nakal’, mencoba makanan yang aneh-aneh dan lain sebagainya. Tapi tetap saja lebih banyak wanita yang ngomongin tentang fashion terbaru, gosip artis, ukuran buah dada atau pantat nona ‘X’, yang pada akhirnya ga akan nyambung dengan jalan pikiran anak laki-laki.

Hmm…psikologi pria dan wanita memang berbeda…dan sepertinya aku seharusnya sudah mempelajarinya dari dulu. Kenapa ga dari dulu yah kubaca buku yang ditawarkan temanku; “Man like Mars, Woman like Venus”…ga ada yang perlu disesali…hehehe

Tapi seiring perubahan hormon dalam tubuh, ketika seorang anak laki-laki mulai dewasa (begitu juga dengan anak perempuan), maka dia akan mulai tertarik dengan lawan jenisnya…hohoho…kamu semua pasti tau dan pernah merasakan namanya “sudah jatuh cinta, tertimpa tangga”.

Kembali ke topik, yang jelas untuk memulai hubungan yang serius (baik pertemanan maupun pacaran) setiap laki-laki harus bisa berkomunikasi dengan baik. Aku juga kurang tahu bagaimana komunikasi yang baik dengan lawan jenis…soalnya selama 4 tahun ini, justru lebih banyak berkomunikasi dengan komputer daripada dengan manusia…

Membangun hubungan pertemanan itu tidak hanya dalam komunikasi belaka, juga perlu dengan aktivitas bersama. Hohoho…aku senang astronomi, travelling, culinary adventure, blogging, social community, profesional gathering, environment watching, watching movies, renang, downhill bike, dll…

Hayooo…siapa (cewe) yang pengen jadi temenku?

Yang jelas, aku masih harus belajar banyak. Belajar menghargai wanita, belajar berkomunikasi, belajar membaca keinginan mereka, belajar banyak hal lain…

Posted by: wijooyoo | October 13, 2008

Selamat ulang tahun…

Posted by: wijooyoo | September 24, 2008

Rokok? Ga banget deh…

Serem ga siy, kandungan rokok itu sebahaya mengkonsumsi barang-barang aneh (pembersih lantai, accu mobil, plastik PVC, racun-racun, dll) dalam waktu bersamaan. Makanya, STOP MEROKOK.
Posted by: wijooyoo | September 22, 2008

dibeli berapa pun harganya…

Terkadang untuk sebuah hal yang sangat langka, seseorang berani membayar sangat mahal. Bahkan melebihi ekspektasi orang-orang di sekitarnya. Hal-hal yang hampir tidak mungkin di mata manusia, bisa saja ada yang menjualnya di luar sana.

Yang jelas, andaikata mujizat itu dijual, sebuah mujizat yang bisa mengubah orang yang tidak mendengar menjadi memiliki telinga yang peka, aku berani membayarnya Rp. 500 Juta dalam 1 bulan. Seandainya itu adalah sebuah karya manusia, harga itu sangat pantas untuk sebuah karya yang menyerupai mujizat. Nilai Rp. 500 juta itu adalah angka tertinggi yang dalam obsesiku bisa kuhasilkan dalam 1 bulan, entah bagaimana pun caranya.

Sayangnya, karya itu tidak ada (tidak kutahu ada) di dunia ini sampai saat ini. Hanya mujizat yang dari Pencipta kita yang ada, itu pun gratis.

Namun, kenapa waktuNya tidak sesuai dengan kehendakku? Apalah aku, orang yang masih memiliki sifat-sifat kedagingan ini…

God, I need Your crusade and I’ll wait until it comes.

Posted by: wijooyoo | September 17, 2008

Thanks GOD

Terima kasih Tuhanku, Yesusku… klo ga ada Engkau, ga tau lah, ntah gimana bimbingan TA hari ini…

Besok aku mau baca materi yang diberi Pak Windy Gambetta, cari materi lain dan referensi dari luar, trus aku mau mulai menentukan scope kerja sekaligus mengurus perizinan di ITB…Aku ga tau apa yang akan terjadi besok, tapi aku yakin klo bersamaMu, semua hasil yang kudapat besok akan terasa indah dan menyenangkan :-)

Aku jadi teringat kata-kataMu…”Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya” (Yoh 15:7). Tentunya itu masih berlaku sampai saat ini khan?

Hahaha…Kau memang Allahku yang dahsyat…

Posted by: wijooyoo | September 15, 2008

Mencari Pelarian

Hiruk pikuk di dunia seorang mahasiswa memang membuat aku terkadang stress. Yang menjadi poin utama pembuat stress ini umumnya masalah kuliah (TA/skripsi), organisasi, pacaran (apalagi karena aku sedang PDKT), keuangan, kehidupan kerohanian, pertemanan dan masalah-masalah lainnya.

Tidak semua masalah yang muncul bisa kutangani atau ‘ingin’ langsung kuselesaikan. Terkadang kata hati menyuruhku untuk membiarkannya dan mengendapkannya di sungai, dan membiarkannya berlalu bersama arus sungai. Yah…mencari pelarian dan melupakan masalah itu sejenak, memang menjadi kebiasaanku.

Pelarianku bermacam-macam…mulai dari menyendiri di kamar sambil bermain game atau menonton film, jalan-jalan ke tempat teman dan menghabiskan waktu dengan bermain kartu, nongkrong di kafe dan menikmati malam sambil menulis puisi atau mengamati orang tertawa dengan pasangannya, kadang-kadang aku juga pergi ke bukit pakar atau ke lembang membawa teleskopku dan mengamati lekuk-lekuk bulan ketika purnama, dan yang paling tidak masuk akal namun sering kulakukan adalah menghadiri acara-acara di sebuah profesional community, termasuk menulis blog dan bertemu dengan teman-teman dari dunia maya. Percaya ga percaya, aku udah setahun lebih mencari-cari pelarian.

Hingga akhirnya, saat ini kutemukan tempat pelarianku yang terbaru, Yesusku, Tuhanku. Aku ingin kembali padaMu. Entah berapa lama aku tidak bersekutu denganMu, entah sudah berapa lama aku ga ngobrol panjang lebar denganMu. Kuakui aku memang orang yang sombong, baru memperoleh keberhasilan sedikit, langsung lupa denganMu. Bapaku, masihkah diriMu mau menerima diriku setelah kesombonganku selama ini, masihkah dirimu mau mengampuniku?

Aku ingin kembali mencintaiMu…
Aku ingin bertumbuh dengan Kau selalu disampingku…
Aku ingin hidup selamanya denganMu…

Posted by: wijooyoo | September 12, 2008

Kanker Darah/Leukemia

Leukemia (kanker darah) adalah jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang (bone marrow). Sumsum tulang atau bone marrow ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga type sel darah diantaranya sel darah putih (berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi), sel darah merah (berfungsi membawa oxygen kedalam tubuh) dan platelet (bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah).

Leukemia umumnya muncul pada diri seseorang sejak dimasa kecilnya, Sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal atau abnormal. Normalnya, sel darah putih me-reproduksi ulang bila tubuh memerlukannya atau ada tempat bagi sel darah itu sendiri. Tubuh manusia akan memberikan tanda/signal secara teratur kapankah sel darah diharapkan be-reproduksi kembali.

Pada kasus Leukemia (kanker darah), sel darah putih tidak merespon kepada tanda/signal yang diberikan. Akhirnya produksi yang berlebihan tidak terkontrol (abnormal) akan keluar dari sumsum tulang dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Jumlah sel darah putih yang abnormal ini bila berlebihan dapat mengganggu fungsi normal sel lainnya, Seseorang dengan kondisi seperti ini (Leukemia) akan menunjukkan beberapa gejala seperti; mudah terkena penyakit infeksi, anemia dan perdarahan.

Penyakit Leukemia Akut dan Kronis

Leukemia akut ditandai dengan suatu perjalanan penyakit yang sangat cepat, mematikan, dan memburuk. Apabila hal ini tidak segera diobati, maka dapat menyebabkan kematian dalam hitungan minggu hingga hari. Sedangkan leukemia kronis memiliki perjalanan penyakit yang tidak begitu cepat sehingga memiliki harapan hidup yang lebih lama, hingga lebih dari 1 tahun.
Leukemia diklasifikasikan berdasarkan jenis sel

Ketika pada pemeriksaan diketahui bahwa leukemia mempengaruhi limfosit atau sel limfoid, maka disebut leukemia limfositik. Sedangkan leukemia yang mempengaruhi sel mieloid seperti neutrofil, basofil, dan eosinofil, disebut leukemia mielositik.

Dari klasifikasi ini, maka Leukemia dibagi menjadi empat type sebutan;
1. Leukemia limfositik akut (LLA). Merupakan tipe leukemia paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini juga terdapat pada dewasa yang terutama telah berumur 65 tahun atau lebih.
2. Leukemia mielositik akut (LMA). Ini lebih sering terjadi pada dewasa daripada anak-anak. Tipe ini dahulunya disebut leukemia nonlimfositik akut.
3. Leukemia limfositik kronis (LLK). Hal ini sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari 55 tahun. Kadang-kadang juga diderita oleh dewasa muda, dan hampir tidak ada pada anak-anak.
4. Leukemia mielositik kronis (LMK) sering terjadi pada orang dewasa. Dapat juga terjadi pada anak-anak, namun sangat sedikit.

Penyebab Penyakit Leukemia

Sampai saat ini penyebab penyakit leukemia belum diketahui secara pasti, akan tetapi ada beberapa faktor yang diduga mempengaruhi frekuensi terjadinya leukemia :
1. Radiasi. Hal ini ditunjang dengan beberapa laporan dari beberapa riset yang menangani kasus Leukemia bahwa Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia, Penerita dengan radioterapi lebih sering menderita leukemia, Leukemia ditemukan pada korban hidup kejadian bom atom Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.
2. Leukemogenik. Beberapa zat kimia dilaporkan telah diidentifikasi dapat mempengaruhi frekuensi leukemia, misalnya racun lingkungan seperti benzena, bahan kimia inustri seperti insektisida, obat-obatan yang digunakan untuk kemoterapi.
3. Herediter. Penderita Down Syndrom memiliki insidensi leukemia akut 20 kali lebih besar dari orang normal.
4. Virus. Beberapa jenis virus dapat menyebabkan leukemia, seperti retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada dewasa.

Tanda dan Gejala Penyakit Leukemia

Gejala Leukemia yang ditimbulkan umumnya berbeda diantara penderita, namun demikian secara umum dapat digambarkan sebagai berikut:
1. Anemia. Penderita akan menampakkan cepat lelah, pucat dan bernafas cepat (sel darah merah dibawah normal menyebabkan oxygen dalam tubuh kurang, akibatnya penderita bernafas cepat sebagai kompensasi pemenuhan kekurangan oxygen dalam tubuh).
2. Perdarahan. Ketika Platelet (sel pembeku darah) tidak terproduksi dengan wajar karena didominasi oleh sel darah putih, maka penderita akan mengalami perdarahan dijaringan kulit (banyaknya jentik merah lebar/kecil dijaringan kulit).
3. Terserang Infeksi. Sel darah putih berperan sebagai pelindung daya tahan tubuh, terutama melawan penyakit infeksi. Pada Penderita Leukemia, sel darah putih yang diterbentuk adalah tidak normal (abnormal) sehingga tidak berfungsi semestinya. Akibatnya tubuh si penderita rentan terkena infeksi virus/bakteri, bahkan dengan sendirinya akan menampakkan keluhan adanya demam, keluar cairan putih dari hidung (meler) dan batuk.
4. Nyeri Tulang dan Persendian. Hal ini disebabkan sebagai akibat dari sumsum tulang (bone marrow) mendesak padat oleh sel darah putih.
5. Nyeri Perut. Nyeri perut juga merupakan salah satu indikasi gejala leukemia, dimana sel leukemia dapat terkumpul pada organ ginjal, hati dan empedu yang menyebabkan pembesaran pada organ-organ tubuh ini dan timbulah nyeri. Nyeri perut ini dapat berdampak hilangnya nafsu makan penderita leukemia.
6. Pembengkakan Kelenjar Lympa. Penderita kemungkinan besar mengalami pembengkakan pada kelenjar lympa, baik itu yang dibawah lengan, leher, dada dan lainnya. Kelenjar lympa bertugas menyaring darah, sel leukemia dapat terkumpul disini dan menyebabkan pembengkakan.
7. Kesulitan Bernafas (Dyspnea). Penderita mungkin menampakkan gejala kesulitan bernafas dan nyeri dada, apabila terjadi hal ini maka harus segera mendapatkan pertolongan medis.

Diagnosa Penyakit Leukemia (Kanker Darah)

Penyakit Leukemia dapat dipastikan dengan beberapa pemeriksaan, diantaranya adalah ; Biopsy, Pemeriksaan darah {complete blood count (CBC)}, CT or CAT scan, magnetic resonance imaging (MRI), X-ray, Ultrasound, Spinal tap/lumbar puncture.

Penanganan dan Pengobatan Leukemia

Penanganan kasus penyakit Leukemia biasanya dimulai dari gejala yang muncul, seperti anemia, perdarahan dan infeksi. Secara garis besar penanganan dan pengobatan Leukemia bisa dilakukan dengan cara single ataupun gabungan dari beberapa metode dibawah ini:
1. Chemotherapy/intrathecal medications
2. Therapy Radiasi. Metode ini sangat jarang sekali digunakan
3. Transplantasi bone marrow (sumsum tulang)
4. Pemberian obat-obatan tablet dan suntik
5. Transfusi sel darah merah atau platelet.

Sistem Therapi yang sering digunakan dalam menangani penderita leukemia adalah kombinasi antara Chemotherapy (kemoterapi) dan pemberian obat-obatan yang berfokus pada pemberhentian produksi sel darah putih yang abnormal dalam bone marrow. Selanjutnya adalah penanganan terhadap beberapa gejala dan tanda yang telah ditampakkan oleh tubuh penderita dengan monitor yang komprehensive.

Sumber : http://www.infopenyakit.com

baca juga: http://wijooyoo.blogspot.com/2008/06/perjuangan-melawan-ganasnya-kanker.html

« Newer Posts - Older Posts »

Categories